5 Mitos Keliru Tentang Android yang Harus Kamu Ketahui

09:22:00 Add Comment
Di tengah persaingan pasar smartphone yang sengit, tak jarang kita temui kampanye negatif yang dilakukan sang pesaing. Ketakutan (fear), ketidakpastian (uncertainty), dan keraguan (doubt), atau sering disingkat FUD, menjadi taktik pemasaran yang dianggap ampuh.

Untungnya platform yang kompetitif sering didukung oleh pengguna setia yang mau merogoh kocek demi perangkat pujaannya. Selain itu, sebagian dari mereka juga rela menulis review di internet sebagai bentuk perlawanan terhadap rumor. 

Internet menjadi media ampuh untuk menyebarkan berita, termasuk berita palsu, seperti kematian selebritas, gosip, atau mitos. Begitu tersebar di internet, Anda tidak bisa menghentikannya walau ternyata kabar tersebut tidak benar.

Begitu juga untuk platform mobile. Banyak mitos keliru yang dikaitkan dengan Android, dan mitos tersebut terus berkembang. Berikut lima di antaranya, seperti dikutip KompasTekno dari Android Authority:

1. Android itu rumit

Banyak yang beranggapan bahwa smartphone dengan sistem operasi Android itu sulit digunakan. Pada kenyataannya, ikon-ikon dan menu yang ditampilkan Android lebih mudah dipelajari. 

Kebanyakan pemakai Android baru berasal dari feature phone (ponsel dengan kemampuan dasar). Feature phone memiliki ikon yang kaku dan pilihan menunya berlapis-lapis. Berbeda dengan sistem operasi Android yang dibuat agar antarmukanya bisa dijelajahi dengan mudah dan gampang dipelajari.

Dalam setiap versi terbarunya, antarmukanya selalu ditingkatkan. Tidak ada perbedaan penggunaannya dibandingkan dengan platform lain.

Data IDC yang baru-baru ini dikeluarkan menunjukkan pangsa pasar Android mencapai 80 persen. Hal tersebut menunjukkan betapa banyak orang yang bisa dengan cepat mengadopsi Android.

2. Android membutuhkan aplikasi Task Killer

Banyak yang berpendapat bahwa Android membutuhkan aplikasi Task Killer yang berguna untuk menutup aplikasi yang sudah digunakan dan agar tidak berjalan di background.

Pada awal-awal beredarnya smartphone Android, banyak aplikasi Task Killer yang diunduh pengguna. Aplikasi lain yang sejenis juga banyak diminati. Apakah benar Task Killer bisa menghemat baterai Android?

Beberapa argumen mengatakan, Task Killer bisa menghemat baterai, tetapi yang berpendapat sebaliknya pun banyak. Seperti diskusi yang terjadi di situs Lifehacker, ada yang mengatakan stabilitas dan baterai lebih baik saat Task Killer di-uninstall. 

Untuk membuktikannya sendiri, coba saja hapus aplikasi Task Killer di perangkat Android Anda, kemudian bandingkan performa dan daya tahan baterainya.

3. Android banyak "malware"

Malware Android memang banyak beredar. Namun, bagi pengguna kebanyakan, Android sangatlah aman. Untuk melindungi Android pun pengguna bisa melakukannya dengan mudah. 

Setiap aplikasi dalam Android akan meminta izin akses dari pengguna dan pengguna bisa memutuskan sendiri apakah ingin menginstal aplikasi tersebut atau tidak.

Jika masih merasa rumit, masih ada alternatif dengan menginstal aplikasi keamanan yang independen. Jangan memasang aplikasi di luar Google Play Store karena kebanyakan malware berasal dari sumber pihak ketiga.

Untuk mengidentifikasi malware, jangan buru-buru melakukan update suatu aplikasi, baca dahulu ulasan dan lihat jumlah download-nya. Lakukan hal yang sama saat Anda browsing di PC, seperti tidak mengklik tautan atau attachment e-mail yang mencurigakan. 

Terakhir, jangan root Android Anda. Bagian terlemah dari Android adalah penggunanya. Jika pengguna mem-bypass lapisan keamanan yang dibuat dalam Android, maka pengguna membahayakan smartphone-nya sendiri.

4. Semua "smartphone" Android sama

Banyak pengguna yang mengatakan semua Android, merek dan model apa pun, itu smartphone yang payah. Saat ditelusuri, mereka ternyata menggunakan smartphone Android dengan spesifikasi rendah dan biasanya dijual murah.

Google telah meningkatkan pengalaman penggunaan Android dan mengoptimalkan layanannya sehingga pengguna tidak butuh hardware canggih untuk menikmati platform ini. 

Sayangnya, kadang vendor smartphone memasang aplikasi tambahan lain, seperti antarmuka buatan mereka sendiri dan pemakai Android memasang bloatware, sehingga pekerjaan Google menjadi sia-sia.

Sisi positif dengan tidak adanya batasan dalam Android adalah, pengguna bisa memilih beragam perangkat dan harga yang bervariasi. Namun, sisi negatifnya adalah adanya kecacatan produk. 

Bacalah review banyak-banyak agar Anda bisa memilih smartphone Android yang sesuai dan tidak harus merogok kocek dalam-dalam.

5. Android lebih sering bermasalah dibanding produk kompetitor

Pada saat awal smartphone Android muncul, banyak yang berkata platform ini lambat. Aplikasi milik Android juga dibilang lebih sering crash dibanding platform lain. 

Yang sebenarnya terjadi adalah, tidak seiring sejalannya update antara hardware dan software. Pengembang aplikasi kadang membutuhkan waktu untuk mengoptimalkan aplikasinya tiap kali ada update hardware.

Beberapa studi menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Seperti data dari Crittercism yang dimuat majalah Forbes yang mengatakan bahwa aplikasi iOS lebih sering crash dibanding aplikasi Android. Namun, setahun kemudian, ternyata aplikasi iOS 6 lebih baik dibanding yang berjalan dengan Jelly Bean.

Setiap pengguna smartphone pasti pernah mengalami crash. Komplain yang lebih banyak dari Android kemungkinan berasal dari pengguna smartphone murah dengan hardware yang underpowered, antarmuka yang telah dikustomisasi, serta bloatware yang diinstal. 

Smartphone atau tablet Android yang bagus tidak sering mengalami lag atau crash dibanding perangkat platform lain. Perlu diingat juga bahwa “bagus” belum tentu memiliki spesifikasi terbaik.

Sumber : kompas.com

5 Fakta Nyentrik Bob Sadino

09:02:00 1 Comment
Indonesia kehilangan salah satu pebisnis kawakan, Bob Sadino. Pengusaha sukses. yang satu ini memiliki kontribusi besar dalam sejarah entrepreneur Tanah Air.

Tidak hanya bagi gurita bisnisnya, Bob Sadino justru mengumbar kesuksesannya berwiraswasta. Bahkan, sosok pengusaha ini terkenal dengan pernyataannya yang out of the box. "Orang bodoh sulit mendapat pekerjaan sehingga dia terpaksa buka usaha sendiri. Dalam perjalanan bisnisnya agar semakin sukses dia harus merekrut orang pintar. Alhasil orang bodoh tadi jadi bosnya orang pintar," demikian salah satu pemikirannya.

Bahkan, pemilik perusahaan berbendera Kemfood ini sudah jauh hari menyatakan tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki terkubur bersama tubuhnya ketika dirinya wafat kelak. Harapannya pun dia realisasikan. Semasa hidupnya pria berambut perak itu menularkan virus berwirausaha melalui berbagai seminar maupun sosial media.

Kini kendati sudah wafat, namun nama Bob Sadino akan tetap hidup bersama ilmu yang sudah dihembuskan kepada warga Indonesia, seperti apa yang dicita-citakan.

Selasa (20/1/2015) selepas salat Dzuhur, Bob Sadino akan dikebumikan. Berikut ini fakta-fakta tentang om Bob Sadino semasa hidupnya.

1. Celana Pendek

Salah satu ciri khas Om Bob Sadino adalah busana yang dikenakan. Jauh dari sosok seorang pebisnis pada umumnya yang berpenampilan necis, Bob Sadino justru identik dengan celana pendek dan kemeja kotak-kotaknya.

2. Jargon 'Mereka Bilang Saya Gila'

Kepiawaiannya sebagai entrpreneur di luar kebiasaan. Terobosan dan gebrakan yang dilakukan selalu nyentrik berbanding terbalik dengan pebisnis pada umumnya. Saking nyentriknya, Bob Sadino kerap dibilang gila. Namun tudingan itu dijadikan jargon dirinya, yaitu 'mereka bilang saya gila'.

3. Beberapa kali dikabarkan meninggal

Sebelum wafat, Bob Sadino sempat menjalankan perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah. Kabar itu justru beredar simpang siur. Bahkan diberitakan telah wafat pada November silam di media sosial. Ucapan bela sungkawa langsung merebak. Namun Bob Sadino langsung berkicau melalui akun Twitter-nya. "Aku masih hiduuuuuuuppp," demikian ucapnya.

4. Mbahnya Entrepreneur

Sebelum pemerintah menggaungkan gerakan wirausaha, Bob Sadino sudah lebih dulu menularkan jiwa entrepreneurnya. Dia berprinsip, meski di perusahaan kecil namun jadi bos ketimbang menjadi karyawan di perusahaan besar.

5. Kemchick

Bob Sadino memiliki supermarket kenamaan di bilangan Kemang bernama Kemchick. Brand itu menjadi pioner supermarket lokal yang berhasil memberdayakan petani dan peternak dalam negeri.

Sumber : okezone.com

Inilah Beberapa Bencana Nuklir Paling Parah yang Pernah Ada

13:10:00 Add Comment
Badan Energi Atom Internasional mendefinisikan bencana nuklir sebagai suatu peristiwa yang menyebabkan konsekuensi yang signifikan pada orang-orang, lingkungan, atau fasilitas di sekitar tempat kejadian. Reaktor nuklir biasa digunakan pada pembangkit listrik tenaga nuklir. Saat ini, terdapat lebih dari 450 reaktor nuklir di seluruh dunia yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Saat terjadi kecelakaan, sudah pasti reaktor nuklir tersebut akan melepaskan sejumlah besar radioaktif yang berbahaya. 

Berikut Beberapa bencana nuklir terparah sepanjang sejarah dilansir dari mobilelikez.com

5. Three Mile Island, Level 5

The Three Mile Island adalah kecelakaan nuklir parsial yang terjadi tanggap 28 Maret 1979 di salah satu dari dua raktor nuklir Pulau Three Mile, Amerika Serikat. Meski hanya krisis parsial, kecelakaan ini menjadi kecelakaan paling buruk sepanjang sejarah Amerika dalam penggunaan tenaga nuklir secara komersial. Dalam tujuh skala kecelakaan nuklir internasional, kecelakaan ini masuk kategori lima.

Kecelakaan itu memberikan alasan bagi para aktivis serta masyarakat untuk meminta pemerintah membuat peraturan terhadap industri nuklir. Kecelakaan ini mengakibatkan pelepasan gas radioaktif serta yodium radioaktif dalam jumlah yang tidak diketahui. Pembersihan nuklir dimulai pada bulan Agustus 1979 dan menghabiskan biaya hingga US$ 1 milyar.

4. Windscale Fire, Level 5

Terjadi pada tanggal 10 Oktober 1957, kecelakaan ini menjadi kecelakaan nuklir terburuk sepanjang sejarah Inggris dengan level lima dari tujuh skala kecelakaan nuklir internasional. Kecelakaan ini terjadi ketika inti reaktor nuklir unit 1 di Windscale, terbakar dan mulai melepaskan sejumlah besar radioaktif ke daerah sekitarnya. Api membakar selama tiga hari penuh. Diperkirakan insiden tersebut menyebabkan 240 kasus kanker tambahan. Semua susu di daerah sekitar dihancurkan selama satu bulan akibat terkontaminasi. Pembersihan baru mulai dilakukan pada tahun 2008 dan diteruskan hingga 2012.

3. Kyshtym, Level 6

Peristiwa ini terjadi pada 29 September 1957 di Mayak, tempat produksi plutonium untuk senjata nuklir di Uni Soviet. Bencana ini dikategorikan dalam level 6. Pada tanggal 29 September, sistem pendingin di salah satu tangki yang berusi sekitar 70-80 ton limbah radioaktif rusak dan tak bisa diperbaiki.

Hal ini membuat suhu di dalam tangki meningkat dan mengakibatkan ledakan yang berisi amonium nitrat dan asetat. Ledakan tersebut diperkirakan memiliki kekuatan sekitar 70-100 ton TNT. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun peristiwa tersebut membuat Sungai Techa tercemar. Kontaminasi meluas selama 10-11 jam hingga 20.000 kilometer persegi. 10.000 orang dievakusasi dan butuh waktu dua tahun untuk membersihkan tempat tersebut.

2. Fukushima, Level 7

Kecelakaan ini terjadi di PLTN I Fukushima pada tanggal 11 Maret 2011 dan mengakibatkan tiga dari enam reaktor nuklir meledak. Kecelakaan ini terjadi saat gempa sebesar 9 Skala Richter mengguncang Tohoku. Reaktor nuklir mulai melepaskan sejumlah besar bahan radioaktif sejak 12 Maret dan menjadikan insiden ini insiden nuklir terbesar sejak Chernobyl.

Meski tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini, namun sekitar 300.000 orang harus dievakuasi karenanya. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan sejumlah orang yang dievakuasi terkena radiasi yang berdampak pada kesehatan mereka.

1. Chernobyl, Level 7

Bencana nuklir ini terjadi pada tanggal 26 April 1986 di Pusat Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina. Ledakan di tempat tersebut membuat sejumlah besar partikel radioaktif dilepaskan ke atmosfer dan tersebar dari Uni Soviet hingga Eropa Barat. Radioaktif yang dilepaskan 400 kali lebih banyak dibanding nuklir pada bom atom Hiroshima. 100.000 kilometer persegi wilayah terkontaminasi.

Bencana Chernobyl dianggap bencana nuklir terparah sepanjang sejarah. 31 orang tewas sedangkan yang selamat mengidap kanker dan cacat tubuh. Pembersihan di tempat ini menghabiskan biaya hingga US$18 miliar.

Teknologi memang sangat membantu manusia. Namun saat kita tak berhati-hati menggunakannya, teknologi dapat membawa dampak buruk terhadap manusia.

Beberapa Makanan yang Mungkin "Mematikan" di Dapur Kita

11:00:00 Add Comment
Mengkonsumsi makanan tidak selamanya aman di konsumsi. Tanpa menyadari ada beberapa zat berbahaya yang terkandung dalam makanan yang sepintas terlihat aman untuk di konsumsi. Berikut beberapa makanan yang sebeneranya "mematikan" yang sering dijumpai di dapur kita, seperti dilansir Foxnews :


Madu mentah
Karena tidak melalui proses pasteurisasi di mana racun berbahaya dibunuh, madu mentah sering mengandung grayanotoxin. Zat ini dapat menyebabkan pusing, tubuh lemah, keringat berlebihan, mual, dan muntah hingga selama 24 jam. Biasanya hanya satu sendok makan grayanotoxin terkonsentrasi dapat menyebabkan gejala di atas.

Tomat
Batang dan daun tomat mengandung racun alkali yang dapat menyebabkan agitasi perut. Tomat hijau mentah dibuktikan juga memiliki efek yang sama. Efek lebih parah akan dirasakan pada konsumsi dalam jumlah besar. Jadi, hindari makan daun tomat.

Tuna
Bahaya tuna adalah merkuri yang diserap oleh ikan ini. Setelah masuk ke dalam tubuh Anda, merkuri ini akan melewati ginjal selanjutnya melakukan perjalanan ke otak Anda. Badan Pengawasan Obat dan Makanan USA (Food and Drugs Administration/FDA) merekomendasikan anak-anak dan wanita hamil tidak mengonsumsi tuna sama sekali. Konsumsi yang disarankan adalah sepekan sekali.

Kacang mete
Kacang mete mentah yang Anda temukan di supermarket tidak benar-benar mentah karena telah dikukus untuk menghapus urushiol, sebuah bahan kimia beracun. Tingginya kadar urushiol bisa berakibat fatal. Orang yang alergi terhadap bahan ini cenderung memiliki reaksi alergi yang fatal.

Beberapa Kecelakaan Pesawat Paling Misterius di Dunia

10:07:00 1 Comment
Kecelakaan pesawat memang selalu menyisakan beberapa cerita pilu dan menyedihkan, karena rata-rata dalam kecelakaan pesawat terbang seluruh penumpang tewas. Berikut  Beberapa Kecelakaan Pesawat Paling Misterius di Dunia yang dilansir tonfeb.com, yang sampai sekarang menyisakan tanda tanya.



1. Amelia Earhart 

Mungkin salah satu insiden pesawat yang paling terkenal di dunia adalah misteri hilangnya pesawat perintis yang dikemudikan oleh Amelia Earhat, seorang pilot wanita pertama yang terbang solo melintasi Samudra Atlantik.

Earhart hilang secara mengejutkan pada tahun 1937 bersama dengan navigatornya Fred. Pada transmisi terakhirnya yang diketahui pada pukul 8:43 pagi pada tanggal 2 Juli, Earhart mengirim pesan, "Kami berada pada garis 157 337. Kami akan mengulangi pesan ini. Kami akan mengulangi ini pada 6210 kilocycles. Tunggu." 

Tapi pesan tersebut tidak terdengar lagi dari pusat penerbangan perintis Amerika. Pesawat tersebut akhirnya menghilang tanpa jejak. Upaya pencarian yang menghabiskan jutaan dolar telah dilakukan namun tak membuahkan hasil. Akhirnya, dia resmi dinyatakan meninggal dua tahun kemudian yaitu tahun 1939. 

2. Segitiga Bermuda 

Segitiga Bemuda atau biasanya disebut "Segitiga Setan" ini memang terkenal sebagai daerah yang sangat misterius. Wilayah ini berbentuk segitiga yang terletak di Bermuda, Florida dan Puerto Rico. Kabarnya, terdapat banyak sekali kapal dan pesawat yang menghilang tanpa jejak selama beberapa dekade terakhir.

Misalnya saja hilangnya pesawat yang terjadi pada rentang waktu antara 1940-an dan 1960-an. Juga termasuk raibnya dua jet penumpang pada bulan Januari dan Desember 1948, yang tercatat membawa 25 dan 36 penumpang, serta pesawat penumpang lain dengan 20 penumpang pada bulan Januari 1949.

Pada tahun 1945, lima pesawat militer Amerika Serikat berada di sebuah misi pelatihan di daerah yang sama. Tapi setengah jam dalam penerbangan mereka, mereka mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa mengenali landmark di area segitiga Bermuda, salah satu dari mereka bahkan mengatakan bahwa kompas mereka telah berhenti.

Akhirnya pesawat tersebut dinyatakan hilang kontak. Tidak ada jejak pesawat ditemukan. Bahkan yang lebih aneh dan mengherankan adalah salah satu yang dari pesawat yang dikirim untuk mencari pesawat tersebut juga menghilang. 

3. Penerbangan 447 Air France

Pesawat Air France dengan nomor penerbangan 447 dari Rio de Janeiro ke Paris, jatuh ke Samudera Atlantik pada tahun 2009. Kecelakaan tersebut menewaskan 228 penumpang dan awak kapal. Dibutuhkan waktu lima hari untuk menemukan serpihan bangkai pesawat, hampir 2 tahun untuk menemukan kotak hitam. 

Tiga tahun setelah insiden tersebut, penyebab kecelakaan pun akhirnya terkuak. Sebagian besar mayat dapat dievakuasi beberapa bulan pasca kecelakaan, tetapi 74 penumpang tidak pernah ditemukan. Insiden tersebut dikenal sebagai kecelakaan paling mematikan dalam sejarah Air France.

4. Penerbangan British South American Airways

Pada tahun 1947, sebuah pesawat Amerika British Airways Selatan bernama Star Dust, dengan 11penumpang, lenyap di Pegunungan Andes selama penerbangan rutin dari Buenos Aires ke Santiago di Chile. Pencarian pesawat pun dilakukan. Berbagai teori atau asumsi pun mencuat. Bahkan ada yang mengatakan bahwa pesawat disabotase oleh alien. 

51 tahun kemudian, seorang pemanjat tebing Argentina menemukan reruntuhan pesawat dan ekspedisi militer. Para ahli menyimpulkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan awak telah bingung oleh cuaca buruk dan secara tidak sengaja mulai menurunkan pesawat mereka terlalu cepat. 

5. Penerbangan 571 Angkatan Udara Uruguay 

Pada tahun 1972, sebuah pesawat Angkatan Udara Uruguay dengan nomor 571 terbang dari Uruguay menuju Santiago, Chili. Pesawat tersebut menabrak pegunungan Andes yang menewaskan 12 orang. Dari total 45 penumpang, sekitar separuhnya yang selamat harus bertahan hidup selama 72 hari terdampar di gunung. 

Pada waktu itu, ada 8 korban tewas dalam longsoran salju beberapa hari kemudian, tersisa 16 orang ditemukan lebih dari dua bulan setelah pesawat itu menghilang. Para korban bahkan mengakui mereka terpaksa melakukan kanibalisme untuk tetap bisa hidup. 

6. Penerbangan 990 Egypt Air 

Pada tahun 1999, penerbangan 990 Egypt Air menuju Kairo melalui New York jatuh ke Samudera Atlantik di selatan Massachusetts. Insiden tersebut menewaskan semua penumpangnya yaitu sejumlah 217 orang. 

Ada dua dugaan penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Para pejabat penerbangan Amerika di National Transportation Safety Board menuduh co-pilot Gamil el-Batouty yang bersalah. Ia telah melakukan bunuh diri karena ia baru saja ditegur atas pelecehan seksual oleh maskapai penerbangan. Lalu, ia menukikkan pesawat ke bawah. 

Bahkan dalam rekaman suara di kotak hitam, suara el-Batouty terdengar lembut berkata "Aku menyerahkan semuanya pada Tuhan" saat sang kapten pergi ke kamar mandi. Dia mengulangi kata-kata tersebut setidaknya tujuh kali, lalu mematikan mesin sehingga pesawat jatuh. 

Di sisi lain, otoritas Penerbangan Sipil Mesir menyalahkan kecelakaan pada kegagalan mekanik sistem kendali elevator pesawat.