
Penyanyi rock'n'roll Chubby Checker menggugat Hewlett Packard (HP)
karena sebuah aplikasi (app) yang menggunakan namanya sebagai eufisme
untuk ukuran penis.
The Chubby Checker app, yang muncul di situs web untuk piranti Palm
OS mengklaim dapat menebak ukuran organ intim lelaki berdasarkan ukuran
sepatu mereka.
Tim pengacara sang penyanyi menuntut kompensasi sebesar $500 juta dan mengatakan app itu telah "sangat merusak" reputasinya.
HP mengatakan mereka telah menghapus app itu setelah menerima keluhan dari para pengacara. Pembela penyanyi berusia 71 tahun yang memiliki nama asli Ernest
Evans itu mendaftarkan gugatan atas HP dan anak perusahaannya Palm pada
September 2012, setelah app beredar. Kini mereka memasukkan gugatan
pelanggaran hak cipta atas dua perusahaan teknologi.
"Ia sangat terluka," kata pengacara Willie Gary pada Associated Press.
"Ia bekerja keras membangun nama dan reputasinya selama
bertahun-tahun. Kami tidak bisa hanya duduk diam dan membiarkan raksasa
teknologi atau siapa saja, mengeksploitasi nama atau kesamaan dari orang
tidak bersalah dengan tujuan membuat jutaan dollar. App itu menggunakan
nama dan ciri khas kliennya tanpa izin," ujar Gary.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara HP mengatakan, "Aplikasi itu
telah dihapus pada September 2012 dan tidak lagi tersedia di website
Palm atau HP mana saja."
Perusahaan Jerman di belakang program tersebut, Magic Apps, kini tidak lagi menjual piranti tersebut. Belum diketahui berapa banyak kopi yang terjual sebelum HP dan Palm
menariknya. Tetapi WebOSNation, yang memantau penggunaan ponsel pintar
palm, memperkirakan app itu diunggah hanya 84 kali sebelum dihapus. Chubby Checker dikenal karena lagunya The Twist yang memuncaki tangga lagu AS pada 1960 dan 1962.
Sumber