5 Bencana Tsunami Paling Mematikan Sepanjang Sejarah
Halo Serupedians
Bencana Tsunami menjadi bencana alam yang sangat ditakuti karena mematikan. Banyaknya korban jiwa menjadi bukti bahwa bencana alam ini memang terjadi sangat dahsyat.

Berikut serupedia mengulas 5 Bencana Tsunami Paling Mematikan Sepanjang Sejarah.
1. Tsunami Italia 1908
Posisi Italia yang berada persis di pusat lempeng mediterania membuat rentan gempa. Benar saja, tahun 1908, Italia terguncang gempa yang berlokasi di pantai Messina. Akibat dari gempa itu terjadi tsunami yang menewaskan 100 ribu jiwa.
Guncangan gempa bumi itu tercatat sebesar 7,8 skala Richter dengan pusat gempa berada di bawah Selat Messina yang memisahkan Pulau Sisilia di Provinsi Calabria, lama getaran 20 detik pada pukul 5:20 waktu setempat.
Gelombang tsunami setinggi 40 kaki (13 meter) yang menghancurkan masuk 100 yard ke daratan. Di Reggio, tsunami setinggi 15 kaki menerjang. Dua jam kemudian tsunami juga menghantam negara Malta.
Kota Messina menjadi kota yang paling parah terkena dampak gempa bumi itu, sebagian besar gedung di kota itu hancur.
2. Tsunami Filipina 1976
Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1976, pulau kecil dari Mindanao di Filipina dilanda gempa bumi dengan kekuatan 7,9 skala Richter. Gempa bumi itu menyebabkan tsunami besar yang menghantam lebih dari 433 mil dari tepi pantai, di mana penduduk tidak menyadari bahaya dan tidak sempat untuk melarikan diri ke tempat yang tinggi.
Ribuan korban tersedot ke laut. Secara keseluruhan, 5.000 orang kehilangan nyawa mereka, dengan 2.200 lebih dilaporkan hilang, 9.500 terluka dan lebih dari 90.000 penduduk kehilangan tempat tinggal. Kota dan provinsi di seluruh wilayah Utara Laut Filipina hancur oleh tsunami, gelombang yang mencapai 15 meter tersebut dianggap sebagai salah satu bencana terburuk yang pernah dialami negara tersebut.
3. Tsunami Chile, 21-30 Mei 1960
Gempa disusul bencana tsunami yang menerjang sejumlah negara-negara di kawasan laut Pasifik, termasuk Filipina dan Jepang. Di Cile, korban tewas mencapai 5.700 jiwa, 61 jiwa di Hawaii, dan 130 jiwa di Jepang.
Gempa yang terjadi pukul 15.11 waktu setempat berkekuatan 9,5 skala Richter, lebih besar dari kekuatan gempa yang memicu tsunami di pesisir Aceh dan Samudera Hindia pada 24 Desember 2004 yang sebesar 9,1 SR.
Episentrum atau pusat gempa berada di lepas pantai dekat Canete, sekitar 900 km sebelah selatan Santiago, ibukota Chile. Lindu terjadi sebagai akibat subduksi lempeng Nazca ke bawah lempeng Amerika Selatan.
Akibatnya sungguh luar biasa, kehancuran terjadi di mana-mana. Terutama di Valdivia, di mana setengah bangunan yang ada di sana hancur lebur. Sehingga gempa itu disebut '1960 Valdivia Earthquake (Terremoto de Valdivia)' atau 'Great Chilean earthquake (Gran terremoto de Chile)'.
Tak hanya itu, korban yang selamat dari gempa harus menghadapi kejutan yang sama sekali tak dinanti: tsunami.
Sekitar 15 menit pascagempa, gelombang raksasa setinggi 25 meter menghantam wilayah pesisir. "Ribuan orang tewas," demikian dikabarkan kala itu, seperti dikutip dari situs CBS News.
4. Tsunami Jepang 2011
Tsunami di Jepang terjadi Maret tahun 2011. Menurut National Monitor, tsunami besar yang menyerang wilayah Tohoku, Jepang, disebabkan oleh gempa besar yang kedatangan tidak mampu diprediksi oleh para ahli.
Pemerintah Jepang kemudian mengumumkan status darurat negara dan ribuan penduduk di dekat lokasi bencana dievakuasi ke tempat pengungsian. Badan Keselamatan Nuklir Jepang melaporkan situasi reaktor nuklir dalam kondisi darurat dengan status delapan kali berbahaya dari status normal.
Tak hanya itu, keesokan harinya. gempa berkekuatan 6,2 SR kemudian mengguncang Prekfetur Nagano dan Niigata. Lindu juga menggoyang kawasan pesisir barat Pulau Honshu dengan kekuatan 6,3 SR.
Badan Penyiaran Jepang (Tokyo Broadcasting System/TBS) dan Kepolisian Nasional Jepang (Japanese National Police Agency) melaporkan total korban tewas sebanyak 15.269 orang, 5.363 luka dan 8.526 hilang di enam prefektur Negeri Sakura.
Selain itu, dikonfirmasikan bahwa dua kereta penumpang dengan jumlah penumpang yang tidak diketahui menghilang di daerah pantai selama bencana tsunami. Sebuah kapal yang mengangkut 100 orang terbawa oleh tsunami. Keadaan kapal saat ini belum diketahui.
Baca Juga : 10 Gempa Bumi Paling Besar Di Dunia
5. Tsunami Samudera Hindia – Aceh 2004
Menjadi kenangan pahit Indonesia, salah satu tsunami terdahsyat di duniaterjadi pada tanggal 26 Desember 2004 akibat gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 skala Richter. Gelombang tsunami menyapu beberapa wilayah di Aceh, India, Sri Lanka, Thailand, Maladewa, dan wilayah Afrika Timur. Sejumlah 226.000 jiwa tewas akibat tsunami ini dengan 166.000 jiwanya merupakan warga negara Indonesia.
Kedahsyatan dampak tsunami Aceh dan Samudera Hindia saat itu juga bisa disaksikan dari luar angkasa. Termasuk awak Expedition 10 yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
No comments:
Komen yang mengandung Spam akan kami detete