Anaconda Terbesar
Halo Serupedians
Bicara soal ular memang sangat menakutkan. Selain bisa yang bisa membunuh, ular yang besar bisa menelan makhluk hidup sebesar gajah.
Kali ini serupedia akan mengulas salah satu predator yang sangat matikan. Anaconda.

Anaconda adalah ular yang termasuk dalam golongan phylum chordata, yaitu golongan hewan yang memiliki notokorda atau chorde yaitu tali sumbu tubuh syaraf belakang dengan rangka. Ukuran chordata beragam ada yang besar dan ada yang kecil dengan otak yang terlindung tengkorak untuk berpikir. Anaconda termasuk sejenis ular boa air.
Anakonda hidup di Amerika Selatan, sebelah timur Andes, sebagian besar di sungai Amazon, Orinoco dan Guianas. Banyak orang yang berkata ular ini ada di Kalimantan tetapi belum ditemukan bukti nyata adanya hewan ini. Habitat mereka di rawa-rawa dan semak belukar. Mereka tak pernah ditemukan jauh dari perairan. Rawa merupakan tempat favoritnya. Ketika mereka keluar dari air, tubuh anakonda akan dirundung oleh parasit seperti kutu-kutu atau jamur.
Seekor anaconda memulai reproduksi dalam usia muda dengan masa kehamilan selama 6 bulan. Seekor betina dapat beranak 20 hingga 40 ekor dan kadang-kadang lebih dari 100 ekor. Anaconda yang baru lahir biasanya memiliki panjang 60 cm. Beberapa jam setelah mereka lahir sudah dapat berenang, berburu dan merawat dirinya sendiri. Setelah melalui proses perkawinan, anakonda akan tumbuh panjang dalam waktu lambat.
Anoconda Hijau
Ular yang satu ini tidak memiliki bisa yang mematikan. Namun, bobot yang ia miliki mencapai 250 kg. Ia juga memiliki panjang yang tak kalah dengan ular terbesar lainnya, yakni kurang lebih sekitar 12 meter. Spesies ini hanya ditemukan di amerika selatan tepatnya di sungai amazon. Ular ini sering memangsa binatang-binatang besar seperti monyet, kura-kura bahkan buaya!
Setelah makan, ia bisa hidup berminggu-minggu setelahnya tanpa makanan sama sekali. Karena suhu tubuhnya yang dingin, ia juga selalu berjemur untuk mendapat sumber panas energi yang merata. Selain itu, ia juga memiliki ukuran hidung yang besar. Jadi ia bisa menangkap mangsanya dari dalam air tanpa mengeluarkan tubuhnya sedikitpun. Ia mendengar mendeteksi mangsanya melalui getaran, suhu tubuh dan penciuman.
Bagaimana perilakunya?
Pada dasarnya anaconda adalah hewan nokturnal. Nokturnal artinya aktif pada malam hari. Sedang pada siang hari satwa ini suka berjemur di pohon atau di air dangkal. Anaconda adalah perenang yang sangat baik, tetapi juga memanjat pohon untuk berjemur atau mengeringkan tubuh.
Ular ini bergerak lamban di darat, tapi sangat lincah di dalam air. Oleh karena itu anaconda memanfaatkan air rawa atau sungai menghindari predator dan bersembunyi saat berburu. Mata dan lubang hidung berada di atas kepala mereka, yang memungkinkan mereka untuk bernapas dan melihat sekitar permukaan air sementara tubuhnya sepenuhnya terendam.
Makanan utama anaconda adalah ikan dan reptil (kura-kura, caiman, buaya, ular lain, bahkan sesama anaconda). Ular ini dikenal sebagai pemangsa berbagai hewan darat seperti bebek, burung, tikus, rusa, pekari, kapibara, babi hutan, bahkan jaguar.
Referensi :
1. id.wikipedia.org
2. https://sehatisme.com/ini-dia-ular-terbesar-di-dunia-yang-pernah-ada/
3. http://olvista.com/anaconda-hijau-pemburu-dari-rawa-amazon/
No comments:
Komen yang mengandung Spam akan kami detete