
Masa puber adalah masa yang akan dilewati manusia (baik pria maupun wanita) dalam hidupnya, karena hal ini menandakan adanya perubahan hormon dan perkembangan fungsi biologis pada diri manusia itu sendiri. Menurut kebanyakan orang, masa puber yang pasti terjadi adalah satu kali dalam seumur hidup. Namun ada yang berpendapat lain bahwa puber kedua akan datang pada saat menjelang ujur. Seperti apakah itu? berikut ulasan serupedia yang dilansir dari okezone.com
Puber kedua pada pria bukan olok-olok atau masalah psikologis semata. Secara biologis, pria di usia pertengahan atau lebih dini bisa mengalami perubahan fisik seperti yang mereka alami saat pubertas pertama kali.
Puber kedua, secara medis, yang pasti terjadi pada pria dan biasanya dialami saat pria telah berusia di atas usia 40 tahun. Ketika saatnya tiba, tubuh Anda akan mulai berubah dengan cara yang mungkin menakutkan dan melemahkan pria.
Dengan demikian, menurut spesialis Andrologi, dr Heru H Oentoeng, Sp.And., gejala yang dialami saat puber kedua ini sering kali membuat pria ingin membuktikan diri bahwa mereka masih tampan dan kuat, meskipun secara fisik kerja tubuh mereka sudah menurun.
Berikut adalah beberapa hal yang dialami pria saat mereka melalui pubertas kedu :
1. Rambut tambahan di tubuh
Meskipun saat puber pertama laki-laki sudah diberi rambut tambahan, puber kedua juga kembali ditandai dengan pertumbuhan rambut berlebih di sekujur tubuh. Rambut yang lebih tebal dan panjang dapat tumbuh di mana saja, seperti di tengah dahi, punggung, hidung, bahkan telinga.
2. Ledakan pertumbuhan kedua
Puber kedua dapat ditandai dengan pertumbuhan fisik yang cepat, yang membuat bagian tubuh tertentu Anda tidak tumbuh secara proporsional. Berbeda dengan ledakan pertumbuhan pubertas pertama yang terjadi secara bertahap selama rentang waktu cukup lama, pertumbuhan di masa puber kedua bisa terjadi sekaligus dalam hitungan detik.
3. Perubahan suara kedua
Seperti pubertas pertama, pubertas kedua disertai dengan perubahan dalam nada suara. Suara pria dapat menjadi lebih dalam, bahkan mungkin turun hingga tiga oktaf. Hal itu terjadi untuk semua orang selama masa pubertas kedua.
1 facebook:
Click here for facebookKomen yang mengandung Spam akan kami detete ConversionConversion EmoticonEmoticon