MERS Sedang Mengancam, Penyakit Apakah Itu?
Sahabat Serupedia, Beberapa waktu lalu, kawasan Timur Tengah menggegerkan dunia dengan munculnya penyakit akibat virus yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia. Penyakit itu adalah MERS-CoV. Lalu apakah itu MERS-CoV?

Menurut Kementerian Kesehatan RI, MERS merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang disebut dengan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Virus ini sangat berbeda dengan corona virus lain yang sudah banyak ditemukan. Virus ini mirip dengan corona virus yang ada pada kelelawar. Dan penularan terjadi dari hewan (onta) secara ilmiah belum terbukti diyakini menular human to human melalui titik liur (droplet) yang dihirup oleh orang lain.
Virus ini sama seperti virus yang menyerang pernafasan lainnya. Virus corona sangat mudah menyebar melalui udara. Anda pun dapat mendeteksi dini apakah Anda terserang virus MERS-CoV atau tidak dengan beberapa gejala, seperti panas, gejala respirasi atau pernafasan batuk, sesak dengan atau tanpa nyeri dada, Penurunan fungsi ginjal, Baru pulang dari daerah yang banyak kasus MERS-CoV, Bersentuhan atau berdekatan atau merawat dengan orang lain yang memenuhi kriteria suspek MERS-CoV.
Beberapa waktu lalu, kawasan Timur Tengah menggegerkan dunia dengan munculnya penyakit akibat virus yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia. Penyakit itu adalah MERS-CoV. Lalu apakah itu MERS-CoV?
Menurut Kementerian Kesehatan RI, MERS merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang disebut dengan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Virus ini sangat berbeda dengan corona virus lain yang sudah banyak ditemukan. Virus ini mirip dengan corona virus yang ada pada kelelawar. Dan penularan terjadi dari hewan (onta) secara ilmiah belum terbukti diyakini menular human to human melalui titik liur (droplet) yang dihirup oleh orang lain.
Virus ini sama seperti virus yang menyerang pernafasan lainnya. Virus corona sangat mudah menyebar melalui udara. Anda pun dapat mendeteksi dini apakah Anda terserang virus MERS-CoV atau tidak dengan beberapa gejala, seperti panas, gejala respirasi atau pernafasan batuk, sesak dengan atau tanpa nyeri dada, Penurunan fungsi ginjal, Baru pulang dari daerah yang banyak kasus MERS-CoV, Bersentuhan atau berdekatan atau merawat dengan orang lain yang memenuhi kriteria suspek MERS-CoV.
Tak hanya itu, Anda juga dihimbau untuk menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan. Penting juga untuk menghindari kontak secara dekat dengan orang yang sedang menderita sakit saat melakukan perjalanan atau berada di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, peran aktif masyarakat untuk melaporkan atau membawa pasien dengan kriteria seperti di atas termasuk para dokter yang bekerja pada layanan primer harus cepat tanggap terhadap kasus suspek MERS-CoV.
MERS-CoV pertama kali ditemukan di Negara Arab Saudi pada tahun 2012. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia dihimbau untuk berhati-hati saat akan atau baru saja ke kawasan Timur Tengah, karena virus ini dapat menyebabkan kematian.
(Sumber : meetdoctor.com)
terimakasih sudah berbagi
ReplyDeleteObat Hernia pada Anak Bayi
ReplyDeleteObat Asam Urat Paling Ampuh
Obat Stroke Ringan Akibat Darah Tinggi
AgaricPro
AgaricPro Ku
Obat Herbal AgaricPro
AgaricProweb.id
DeAgaricPro
Agen AgaricPro
Obat AgaricPro
obat darah tinggi alami
obat darah tinggi
Jual Celana Hernia
Cara mengobati hernia anak bayi tanpa operasi
cara mengobati asma bengek
Cara Mengobati Hidrokel anak bayi tanpa operasi
Obat Hernia Anak Bayi Tanpa Operasi